Kamis, 27 September 2012

Pengantar grafiik komputer dan olah citra


1.Penerapan grafika komputer

Grafik komputer adalah ilmu yang sangat cepat berkembang pada saat ini. Perkembangan ini didukung oleh munculnya prosesor-proseor komputer yang cepat dan kartu grafik yang semakin canggih dan hebat.

Grafik komputer adalah salah satu cabang disiplin ilmu informatika yang mempelajari pembuatan gambar dengan menggunakan komputer. Perbedaan antara grafik komputer dengan pengolahan citra adalah dalam pengolahan citra, gambar input kedalam proses pengolahan citra sudah tersedia, sedangkan pada grafik komputer dilakukan proses untuk menciptakan gambar dari awal.

Grafika Komputer
Banyak melakukan proses yang bersifat sintesis yang mempunyai ciri data masukan
berbentuk deskritif dengan keluaran hasil proses yang berbentuk gambar.

Pengolahan Citra
Merupakan proses pengolahan citra analisis citra yang banyak melibatkan persepsi visual, proses ini mempunyai ciri data masukkan dan informasi keluaran yang berbentuk citra.

Grafika komputer dalam kehidupan sehari-hari digunakan dipelbagai bidang seni, sains, bisnis, pendidikan dan hiburan, sebagi contoh:  

>Pada bidang kesehatan
Digunakan untuk rontgen tubuh manusia yang berfungsi untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan di tubuh.
Dengan teknologi tersebut berbagai kelainan seperti retak dan patah tulang hingga wajah calon anak dalam rahim pun bisa terlihat dengan jelas. Karena itu, teknologi ini dianggap sebagai satu penemuan yang mampu membantu banyak orang, terutama untuk menganalisis dan mendiagnosis suatu kondisi demi penyembuhan suatu penyakit. 

Tapi, ternyata radiasi yang ditimbulkan dalam proses penyinaran rontgen, disinyalir mengandung kekuatan radioaktif yang bisa berbahaya. Karena itu, sinar X yang "ditembakkan" untuk memotret bagian dalam organ tubuh harusnya benar-benar dalam komposisi yang tepat. Sebab, jika tidak, teknologi ini justru bisa memicu kanker. 

Hal ini dikuatkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Wake Forest University di Carolina Utara. Mereka meneliti sebuah rumah sakit di Amerika Serikat yang menangani pasien trauma. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa pemberian dosis radiasi sangat memengaruhi risiko munculnya kanker. James Winslow dari tim peneliti tersebut menyebutkan bahwa rata-rata orang yang tinggal di AS mendapatkan sinar radiasi sebanyak 3 millisievert. Sedangkan pasien trauma mendapatkan sinar radiasi sebanyak 40 millisievert. Dan, hal inilah yang meningkatkan risiko kanker pada pasien-pasien itu. Karena itu, ia menganjurkan, "Para dokter seharusnya memikirkan risiko jangka panjang dan keuntungan memeriksa pasien dengan menggunakan radiasi pada level tinggi baik untuk memeriksa kepala, leher, dada, rongga perut dan tulang panggul."

Untuk meminimalisir risiko, James Winslow dan tim peneliti menyebut agar para dokter mengurangi dosis radiasi saat mengambil gambar atau menggunakan metode pengambilan gambar lainnya, seperti ultrasound (dengan gelombang suara) dan resonansi magnetic
Contoh gambaran rentogen:








                   www.google.com
Tgal akses : 28/09/12  11.30AM

 2.Penerapan olah citra di bidang kesehatan
Pilih Direct Radiography (DR) atau Computed radiography (DR)

Gambaran umum Direct Radiography (DR)
Computed Radiography (CR)
Computed Radiography (CR) digunakan pada pesawat rontgen konvensional, tapi film yang digunakan bukan lagi film biasa, melainkan kaset CR yang berisi detector dan sel memori seperti memory card, kaset CR ini nantinya harus dibaca dengan CR Cassette Reader untuk mendapatkan image atau gambar digital hasil pemotretan objek pasien. Keuntungan penggunaan CR antara lain:
-         Lebih ekonomis, sebab bisa menggunakan pesawat rontgen konvensional
yang ada dan tidak perlu membeli pesawat rontgen digital baru
-         Dapat digunakan pada kebanyakan pesawat rontgen konvensional
-         Image quality atau kualitas gambar yang lebih baik
-         Bekerja menggunakan dosis radiasi yang lebih rendah
Sedangkan salah satu kekurangannya tentu saja waktu image processing yang lebih lama dibandingkan system Direct Radiography (DR) sebab setelah expose kaset harus dibaca terlebih dahulu dengan reader.
Direct Radiography (DR)
Sistem Direct Radiography (DR) adalah system baru pada pesawat rontgen digital yang berkembang saat ini dimana image atau gambar hasil expose dari objek radiografi diubah kedalam format digital secara real time dengan menggunakan sensor berupa flat panel atau Charge Coupled Devices (CCD), jadi tak perlu menggunakan cassette reader untuk mendapatkan gambar secara digital.

CR Cassette Reader
Baik Direct Radiography (DR) maupun Computed Radiography (CR) tentu masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, namun keduanya mempunyai keluaran (output) yang sama yaitu gambar digital dari objek radiography. Jadi bagi kita yang menginginkan sebuah system radiografi digital namun mempunyai dana yang terbatas, kita bisa mempertimbangkan penggunaan pesawat rontgen konvensional yang ada untuk dilengkapi dengan perangkat  Computed Radiography (CR), tapi jika mempunyai dana yang cukup untuk membeli pesawat rontgen baru, maka pilihan membeli pesawat rontgen digital dengan teknologi Direct Radiography (DR) layak juga untuk dipertimbangkan.
Usaha kelompok kami dalam mengerjakan tugas ini dengan cara browsing di internet melalui laptop di kostan teman sekelompok.
Sumber                : www.google.com
     www.blogspot.com
Tanggal akses : 28 SEPTEMBER  2012,Jum’at, 10.00WIB

KELOMPOK 2
Ance sitompul             38111112
Dimas sapto aji            39111203
Ahmad fauzi hasibuan  30111425





Tidak ada komentar:

Posting Komentar