Twitter

Ads Here

LYMPO.IO - MONETIZING SPORTS AND HEALTH DATA VIA BLOCKCHAIN

Lympo’s ecosystem is comprised of an app which is a fitness wallet that rewards users with Lympo tokens (LYM) for sharing and achieving t...

Pengikut

Cari Blog Ini

About

captain_jack_sparrow___vectorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Popular Posts

Jumat, 12 Oktober 2012

BAB. 1. PENGANTAR SISTEM INFORMASI



Pengantar sistem informasi

A.  SEJARAH SISTEM INFORMASI
Tinjauan  mengenai sejarah system informasi mencakup peninjauan kembali pada bagaimana peranti keras telah mengalami evolusi dan bagaimana penerapannya dari waktu ke waktu. Dalam kurun waktu setengah abad sejak computer digital untuk tujuan umum pertama kali dipasang di sebuah organisasi bisnis, peranti keras telah mengalami berlipat-lipat kali kenaikan kecepatan dan kapasitas yang juga disertai dengan pengurangan ukuran secara dramatis. Dalam waktu yang sama, aplikasi computer juga telah mengalami evolusi dari yang sebelumnya digunakan untuk mengolah transaksi akutansi secara sederhana, menjadi system yang dirancang untuk mendukung manajer dan para pemecah lainnya.

1.1.                   EVOLUSI PERANTI KERAS KOMPUTER
Komputer yang kita kenal sekarang dapat dilacak kembali ke sebuah mesin yang disebut Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC), yang dikembangkan pada tahun 1946 oleh John W. Mauchly dan J. Presper Eckert, dua orang insinyur di University of Pennsylvania. ENIAC adalah pendahulu dari UNIVAC 1 Remington rand, yang merupakan computer otomatis universal yang pertama kali dipasarkan secara luas.
UNIVAC 1 yang pertama dipasang disebuah organisasi pemerintah, Biro sensus AS (U.S. Census Bureau), pada tahun 1951. Tiga tahun kemudian, jenis mesin yang sama dipasang untuk pertama kalinya disebuah organisasi bisnis, General Electric. Mesin ini mampu melakukan kurang dari 2.000 kalkulasi per detik, suatu jumlah yang luar biasa lambatnya dibandingkan dengan 2 miliar atau lebih instruksi per detik.
Meskipun IBM bukan merupakan pembuat computer yang pertama, IBM tidak membutuhkan waktu lama sebelum menjadi yang terdepan di dalam industry ini.Pada akhir tahun 1950-an, IBM telah memiliki lini produk penuh, dan dipertengahan tahun 1960-an, perusahaan ini merevolusikan industry computer dengan memperkenalkan lini computer IBM System/360.Komputer-komputer ini adalah computer pertama yang secara sekaligus melakukan berbagai tugas yang diminta oleh beberapa orang pengguna. Meskipun prosesor sebuah computer biasanya melakukan tugas satu per satu, istilah multitasking mengacu pada fakta bahwa lebih dari satu orang pengguna akan terlihat berkerja menggunakan computer dalam waktu yang bersamaan.
1.2.                   Komputer berukuran lebih kecil
Seiring dengan semakin popularnya komputer, para spesialis informasi menjadi semakin sulit mengikuti permintaan, antrean pekerjaan yang menunggu pengolahan komputer menjadi hal yang terlihat umum.Beberapa produsen komputer menyadari adanya kebutuhan untuk menyediakan sumber daya komputer ini kepada para pengguna dan merespone dengan memproduksi dan memasarkan komputer-komputer yang semakin kecil dan lebih murah daripada mainframe.
Sistem skala kecil yang pertama disebut komputer mini (minicomputers).Yang dengan cepat diikuti oleh komputer yang lebih kecil lagi yang disebut komputer mikro (microcomputer), atau mikro (micro).Apple dan Tandy Corporation adalah pelopor di pasar komputer micro.Ketika IBM memperkenalkan komputer mikronya, yang disebut personal computer atau PC, pada tahun 1982, baik produk IBM ini maupun namanya diadopsi secara universal.

1.3.                   Hukum Moore (Moore’s Law)
Istilah Hukum Moore (Moore’s Law), dari Gordon moore, salah satu pendiri Intel, muncul pada tahun 1960-an. Pada awalnya hokum ini menyatakan bahwa kerapatan penyimpanan sirkuit terintegrasi dari sebuah chip silicon akan meningkat dua kali lipat setiap tahunnya. Pada tahun 1970-an, tingkat pelipatgandaan telah meningkat menjadi 18 bulan, suatu tingkat yang terus berlangsung hingga hari ini.Apa arti hukum ini bagi para pengguna adalah bahwa kekuataan sebuah komputer akan meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan dengan mengeluarkan sejumlah biaya tertentu. Jika anda dapat membeli sebuah komputer 15 tahun dari sekarang, komputer tersebut akan menjadi 1.024 kali lebih kuat, namun dengan harga yang sama dengan model saat ini. Lima tahun dibagi 1,5 (18 bulan setara dengan 1,5 tahun) akan menghasilkan 10, dan 1.024 adalah 2 pangkat 10. Dalam waktu 30 tahun, kekuatannya akan menjadi 1.024 kali 1.024, atau 1.048.576 kali lebih kuat (atau jutaan kali lebih kuat dngan harga yang relative sama).
Dampak Hukum Moore akan sulit diterima oleh banyak orang, p-ara manajer yang tidak dapat memahami implikasi di atas sering kali akan dipaksa untuik bereaksi terhadap perubahan dalam teknologi informasi sebagai ganti dari merencanakan untuk menghadapinya, dan menggunakan perubahan tersebut sebagai suatu keunggulan kompetitif.

B.    PENGHANTAR ARSITEKTUR KOMPUTER
Komputer  mainframe terbesar dan personal computer di meja anda memiliki  arsitektur yang serupa. Peranti keras komputer akan dikendalikan oleh system operasi. Peranti lunak aplikasi menjalankan tugas-tugas bagi pengguna, seperti pengolah kata, melakukan perhitungan di spreadsheet, memanipulasi informasi melalui basis data, dan banyak lagi.
Inti dari sebuah komputer adalah Prosesornya. Prosesor, yang dikendalikan oleh sebuah system operasi seperti Windows XP, mengelola alat input dan output, alat penyimpanan data, dan operasi atas data. Unit pemroses sentral (Central processing Unit-CPU) mengendalikan seluruh komponen lain. Memori Akses Acak (Random Acces Memory-RAM) Bertindak sebagai tempat kerja sementara bagi CPU, semakin besar area kerja, maka akan semakin cepat CPU menyelesaikan tugas-tugasnya. CPU dan RAM terdapat pada motherboard  sebuah komputer, papan sirkuit yang menjadi tempat terhubungnya semua sarana. CD-ROM, USB flash drive (yang juga dikenal sebagai hard drive) adalah alat penyimpanan data, namun berbeda dengan RAM mereka menawarkan penyimpanan data secara permanen, dan bukan sementara.

C.    PENGANTAR ARSITEKTUR KOMUNIKASI
Komunikasi antarkomputer dibatasi ooleh adanya fakta diprioritaskannya komunikasi telepon antar manusia.Standar dan prosedur komunikasi telepon tidak pernah dimaksudkan untuk mengakomodasikan komunikasi digital yang sangat cepat yang dibutuhkan antarkomputer.Modem adalah sebuah alat peranti keras yang memodulasi sinyal digital dari sebuah komputer ( baik itu mati atau hidup, seperti sebuah saklar lampu) kedalam sinyal analog ( suatu gelombang kontinu, misalnya bunyi suara), dan sebaliknya. Kini, komputer dapat berkomunikasi melalui jaringan nirkabel. Komputer di rumah anda dapat menggunakan sebuah modem yang tersambung ke sambungan telepon anda yang memiliki kecepatan 56.000 bit per detik (56 kbps), atau kesambungan tv kabel yang memiliki kecepatan hingga 2 juta bip per detik (2 mbps). Jaringan nirkabel yang paling umum saling bertukar data pada kecepatan 11 juta bit per detik (11 mbps), tetapi dengan kemampuan yang dapat mencapai kecepatan hingga 54 mbps. Jaringan komputer dalam sebuah perusahaan sering kali memiliki kecepatan 10 hingga 100 mbps.
Seiring munculnya jenis-jenis  komunikasi baru seperti di atas, maka dibutuhkan pula jenis-jenis modem baru. Kini tersedia beberapa jenis model “Digital\”. Revolusi nirkabel pun terus berlanjut. Namun, masih terdapat awan yang  masih menggantung di cakrawala komunikasi nirkabel. Yaitu masalah keamanan.Meskipun  jaringan nirkabel murah dan mudah untuk dipasang, sebagian besar pengguna tidak mengvimplementasikan fitur-fitur keamanan yang ada. Solui yang paling mudah atas masalah ini adalah dengan membeli peranti keras dan atau peranti lunak firewall ketika membeli jaringan nirkabel.

D.   EVOLUSI DIBIDANG KOMPUTER
Sistem informasi adalah suatu system virtual yang memungkinkan manajemen mengendalikan operasi system fisik perusahaan.Sistem fisik (physical system) perusahaan terdiri dari sumber-sumber daya berwujud – bahan baku, karyawan, mesin, dan uang. Sedangkan system virtual (virtual system)  terdiri atas sumber daya informasi yang digunakan untuk mewakili system fisik. Sistem fisik perusahaan adalah suatu system terbuka ( open system)  yang berinteraksi dengan lingkungannya melalui aliran sumber daya fisik. Suatu system informasi juga merupakan system terbuka.Sistem tertutup ( closed system ) adalah system yang tidak berkomunikasi dengan lingkungannya. Sistem yang benar-benar tertutup tidak akan berinteraksi dengan konsumen, manajer, atau siapapun, dan tidak menjadi perhatian dari pengembang dan pengguna system informasi.
D.1. Sistem Pemrosesan Transaksi
Dataterdiri atas fakta dan angka yang biasanya tidak bermanfaat karena volumenya yang besar dan sifatnya masih belum diolah. Sistem prakomputer  memprosen penggajian, persediaan, dan data penagihan serta transaksi buku besar. Proses-proses ini secara alamiah menjadi aplikasi komputer yang pertama karna bagaimanapun, proses-proses ini dapat dipahami dengan mudah, dan komputer dapat meningkatkan kecepatan dan keakuratan tugas-tugas seperti ini.
Sistem berbasis komputer pertama disebut system pemrosesan data elektronik (electronic data processing system-EDP).Belakangan istilah system informasi akuntansi (accounting information system-AIS) Mulai dikenal.Kini system pemrosesan transaksi (transaction processing system) merupakan istilah yang telah umum. System-sistem ini berbagi satu ikatan yang sama di mana mereka memproses data yang mencerminkan aktivitas perusahaan.

D.2. Sistem Informasi Manajemen
Dengan telah terbentuknya dan berjalannya system transaksi, baik spesialis informasi perusahaan maupun produsen kopmputer yang ingin terus melanjutkan peningkatkan dalam aktivitas komputasi, sehingga mereka mencari area-area aplikasi yang baru. Sistem ini pada umumnya tidak mampu mengubah volume-volume data menjadi informasi yang telah teragregat,tersortir, terorganisasi, dan terproses yang dibutuhkan oleh para manajer.
Kita mendefinisikan system informasi manajemen-SIM (management information system-MIS) sebagai suatu system berbasis komputer yang membuat informasi tersedia bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan serupa.Para pengguna SIM biasanya terdiri atas entitas-entitas organisasi formal-perusahaan atau sub-unit anak perusahannya. Informasi yang diberikan oleh SIM menjelaskan perusahaan ataub salah satu system utamanya dilihat dari apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi, dan apa yang kemungkinan akan terjadi di masa depan. SIM akan menghasilkan informasi ini melalui penggunaan dua jenis perangkat lunak :

·         Peranti lunak pembuat laporan (Report-writing software) yang menghasilkan laporan berkala maupun laporan khusus. Laporan berkala dikodekan dalam bahasa program dan disiapkan sesuai jadwal tertentu. Laporan khusus, yang sering disebut pula laporan ad hoc, dibuat sebagai tanggapan atas kebutuhan informasi yang itdak diantisipasi sebelumnya.
·         Model matematis menghasilakan informasi sebagai hasil dari suatu simulasi atas operasi perusahaan. Model-model metematis yang menggambarkan operasi perusahaan dapet ditulis menggunakan semua jenis bahasa pemrograman. Akan tetapi, bahasa-bahasa pemodelan khusus dapat menjadi tugas ini menjadi lebih mudah dan lebih cepat untuk dilakukan.
Output yang dihasilkan akan digunakan oleh pihak-pihak yang akan memecahkan masalah(baik itu manajer maupun kalangan professional) dalam mengambil keputusan guna memecahkan masalah perusahaan.
D.3. Sistem kantor virtual ( virtual office system )
Pada tahun 1964, teknologi komputer telah diterpkan pada tugas-tugas kantor ketika IBM memperkenalkan sebuah mesin tik elektronik yang memiliki kemampuan mengenali pita magnetic. Mesin tik tersebut  dapat menyimpan materi yang diketik di pita magnetic dan mengeluarkan materi tersebut bilamana dibutuhkan. Aplikasi ini disebut pengolah kata. Ini adalah awal dari otomatisasi kantor (office automation), yaitu penggunaan elektronik untuk memfasilitasi komunikasi.
Sisitem-sistem ini awalnya sederhana dan bersifat administrative.Namun kini mereka biasanya disebut sebagai suatu sistem produktivitas pribadi (personal productivity system).Dewasa ini, manajer menggunakan teknologi untuk melakuka pengolahan sendiri atas sebagian tugas-tugas administrative yang tadinya membantu manajer pada tahun 1960-an.
Teknologi tidak membebani para manajer dengan tugas-tugas administrative lagi. Dengan menggunakan teknologi untuk menghilangkan gangguan-gangguan yang tidak perlu pada komunikasi antar manajer dan pihak lain, teknologi telah membuat manajer jauh jadi lebih efisien. Dewasa ini, para manajer dapat dengan cepat berkomunikasi melalui e-mail dan daftar distribusi daripada mendikte sebuah memo, meminta orang lain mengetiknya, memeriksa kesalahan di memo tersebut, dan terakhir mengirimkan memo yang telah diperbaiki ke pihak lain.
Kemampuan aplikasi otomatisasi kantor untuk dapat dilakukan dimana saja telah melahirkan konsep kantor virtual (virtual office) yaitu, melakukan aktivitas kantor tanpa terganggu pada satu lokasi fisik tertentu. Misalnya, para manajer dapat melakukan konfrensi video tanpa semua pihak harus hadir pada lokasi fisik yang sama.

D.4. Sistem pendukung pengambilan keputusan (decision support system)
Beberapa sistem informasi manajemen mengalami kegagalan, baru pada tahun 1971 istilah sistem pendukung pengambilan keputusan (decision support system) dicetuskan oleh G. Anthony Gorry dan Michel S. Scott Morton, keduanya professor MIT.Suatu sistem pendukung pengambilan keputusan (decision support system-DSS) adalah suatu sistem yang membantu seseorang manajer atau sekelompok kecil manajer memecahkan satu masalah.Satu contoh adalah DSS yang dirancang untuk membantu seorang manajer penjualan menetukan tingkat komisi terbaik bagi para tenaga penjualannya.DSS mengambil pendekatan jarak jauh dalam memcahkan masalah, berbeda dengan dengan SIM yang mengambil pendekatan jarak dekat dengan memberikan informasi bagi sekelompok besar pencari pemecahan masalah dalam memecahkan rentang masalah yang luas.
Output DSS awalnya dihasilkan dari suatu basis  data relasional dan mencakup laporan berkala dan khusus serta output dari model-model matematis. Berikutnya ditambahkan kemampuan dukungan keputusan kelompok melalui peranti yang lunak yang berorientasi pada kelompokk yang disebut groupware.Groupware memungkinkan DSS bertindak sebagai suatu sistem pendukung pengambilan keputusan kelompok (group decision support system-GDSS).
Tambahan terakhir pada DSS meliputi kecerdasan buatan dan pemrosesan analitis secara online (on-line analytical processing).Kecerdasan buatan (artificial intelligence-AI) adalah ilmu yang memberikan kemampuan bagi komputer untuk menunjukan perilaku yang sama dengan seorang manusia yang memiliki kecerdasan. Kecerdasan buatan terdapat dalam DSS melalui bentuk basis pengetahuan akan informasi mengenai suatu area masalah, dan suatu mesin deduksi (inference engine) yang dapat menganalisis isi dari basis pengetahuan. Pemrosesan analitis secara online (on-line analytical processing-OLAP) meliputi penyimpanan data dalam suatu bentuk multidimensional guna memfasilitasi penyajian dari jumlah data yang hamper tidak terhinnga jumlahnya.

D.5. Sistem perencanaan sumber daya perusahaan (enterprise resource planning system)
Sistem pemrosesan transaksi, SIM, dan DSS, ketiga-tiganya dikembangkan tanpa melalui suatu rencana utama. Selama tahun 1990-an, perusahaan perusahaan mulai melihat keuntungan yang diberikan dari menintegraasikan ketiga sistem ini sehingga mereka akan berfungsi sebagai satu unityang terkoordinasi. Para penjual peranti lunak terstandarisasi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dari hamper semua jenis organisasi. Mereka menyebut produk mereka sebagai sistem perencanaan sumber daya usaha (enterprise resource planning-ERP).Suatu sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) adalah sistem berbasis komputer yang memungkinkan manajemen seluruh sumber daya perusahaan dalam basis keseluruhan organisasi.
Masalah Y2K adalah kesulitan yang dihadapi oleh program-program komputer yang menyimpan tahun dalam format 2 digit, seperti menyimpan tahun 2000 sebagai 00. Ketika suatu aplikasi mengurangkan tahun 2000 dari tahun 1998, ia akan menghitung 00 dikurangi 98 sehingga memperoleh hasil -98, yang dapat menyebabkan aplikasi tersebut memberikan jawaban yang salah atau berhenti bekerja.
Peranti lunak ERP dipasarkan dengan telah memenuhi persyaratan Y2K untuk memastikan perusahaan-perusahaan bahwa sistem informasi yang digantikan tidak akan mengalami kesalahan yang diakibatkan oleh perusahaan tanggal dari tahun 1999 ketahun 2000. Teori bahwa Y2K adalah kekuatan pendorong dibalik implementasi peranti lunak ERP semakin terbukti dengan melambatnya tingkat pertumbuhan penjualan para penjual ERP sebesar pada tahun 1999.
Hanya ada sedikit penjual yang menjual piranti lunak ERP. Dua perusahaan peranti lunak terbesar didunia., Microsoft dan IBM, tidak membuat peranti lunak ERP, namun mereka menjalankan sebagian beasar bisnis mereka dengan menggunakan peranti lunak dari penjual ERP.
Industri ERP tidak hanya terdiri atas penjual ERP. Oraganisasi sering kali harus membayar tiga hingga tujuhkali lipat dari harga peranti lunak untuk biaya konsultasi, pelatihan, dan hal hal lain yang berkaitan dengan ERP. Suatu sistem ERP membutuhkan adanya Komitmen keuangan yang sangat besar dari organisasi.

E.    PENGGUNA SISTEM INFORMASI
Pengguna pertama output komputer adalah para karyawan administrasi dibidang akutansi. Beberapa informasi, seperti yang dihasilkan sebagai produk sampingan dari aplikasi akutansi, juga tersedia bagi para manajer.Meskipun istilah sistem informasi manajemen terdengar kabalikannya, manajer bukanlah satu-satunya pemilik SIM; nonmanajer dan staf professional menggunakan pula hasil outputnya. Akan tetapi dalam buku ini kita akan menekankan penggunaan SIM oleh manajer. Alasan dibalik pendekatan ini adalah bahwa anda merupakan calon manajer, dan tujuan daari buku ini adalah untuk menyiapkan anda menggunakan sumber daya komputer perusahaan sehingga anda dapat menjadi seorang manajer yang berhasil.

F.     MANAGER SEBAGAI PENGGUNA SISTEM INFORMASI
Karena manajer adalah individu, kebutuhan informasi yang mereka miliki juga sangat beragam.Namun beberapa kerangka yang bermanfaat telah dikembangkan sehingga memungkinkan kita berfokus pada peranan informasi dalam pemecahan masalah.Sistem informasi bermutu tinggi tidak dapat dikembangkan kecuali professional sistem informasi dan manajer memahami kerangka manajerial yang menjadi dasar organisasi organisasi modern.

F.1. Di Mana Manajer Ditemukan
Manajer terdapat di berbagai tingkatan manajerial dan didalam berbagai area bisnis perusahaan.

Tingkat-tingkat Manajemen Teoretikus manajemen Robert N. Anthony memberikan nama untuk tiga tingkat manajemen utama—puncak, menengah, dan rendah. Para manajer dipuncak hirarki organisasi, seperti presiden dan wakil presiden, sering kali disebut berada pada tingkat perencanaan strategis (strategic planning level), karena manajer tingkat menengah memiliki tanggung jawab untuk menjalankan rencana dan memastikan tercapainya tujuan.Tingkat terendah ini disebut tingkat kendali operasional (operational control level), karena di sinilah operasi perusahaan benar benar terjadi.
Penting artinya bagi pihak-pihak yang merancangsistem informasi untuk mempertimbangkan tingkat manajer, karena sistem tersebut akan dapat mempengaruhi baik itu sumber informasi maupun bagaimana informasi akan disajikan. Grafik bagian bawah menunjukan bahwa manajer tingkat perencanaan strategis lebih menyukai informasi dalam bentuk rangkuman, sedangkan manajer tingkat kendali operasional lebih menyukai informasi yang lebih terinci.
Area Bisnis selain tingkat organisasi, manajer dapat ditemukan diberbagai area bisnis.Tiga area bisnis tradisional adalah pemasaran, produksi, dan keuangan.Belakangan ini, dua area tambahan telah dianggap memiliki arti yang cukup penting sumber daya manusia dan layanan informasi.

F.2.  Apa yang Dilakukan oleh Manajer
Fungsi-fungsi Manajemen, Sekitar tahun 1914, teoretikus manajemen asal prancis, Henri Fayol melihat bahwa manajer menjalankan lima fungsi manajemen utama. Pertama, manajer merencanakan apa yang akan mereka lakukan. Selanjutnya, Mereka berorganisasi untuk menjalankan rencana.Kemudian, Mereka mengisi organisasi mereka dengan sumber daya yang dibutuhkan.Dengan sumber daya yang telah tersedia, mereka mengarahkan sumber daya tersebut untuk melaksanakan rencana.Terakhir, mereka mengendalikan sumber daya, menjaga mereka tetap pada jalurnya.
Semua manajer, apapun tingkat atau area bisnisnya, hingga tingkat tertentu akan melakukan fungsi-fungsi di atas. Manajer di tingkat yang berbeda akan memiliki penekanan pada fungsi yang berlainan.
Peranan manajerial ,Henry Mintzberg seorang professor dari McGill university di Montreal, menyatakan bahwa fungsi-fungsi fayol tidak dapat mengungkapkan cerita secara lengkap. Ia lalu mengembangkan suatu kerangka yang lebih terinci yang terdiri atas 10 peranan manajerial yang dimainkan oleh manajer, yang melibatkan aktivitas-aktivitas interpersonal, informasional, dan keputusan.

G.   PERANAN INFORMASI DALAM PEMECAHAN
 MASALAH MANAJEMEN
Berkata bahwa pemecahan masalah adalah aktivitas yang terpenting yang dilakukan seorang manajer merupakan suatu gambaran yang terlalu disederhanakan.Pekerjaan jauh lebih rumit daripada hanya sekedar pemecahan masalah saja. Aktivitas-Aktivitas lain, seperti komunikasi, juga sama pentingnya. Akan tetapi, adalah aman dikatakan bahwa pemecahan masalah merupakan salah satu aktivitas utama yang seringkali menentukan berhasil atau tidaknya karier manajemen.

G.1.  Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
Hasil dari aktivitas pemecahanan masalah adalah solusi.  Kita akan memperhitungkan peraihan kesempatan kedalam pemecahan masalah dengan mendefinisikanMasalah (Problem) sebagai suatu kondisi atau peristiwa yang merugikan atau atau memiliki potensi untuk merugikan bagi sebuah perusahaan atau yang menguntukan atau memiliki potensi untuk menghasilkan keuntungan. Kita ulang kembali bahwa hasil dari aktivitas pemecahan masalah adalah solusi. Selama proses pemecahan masalah, manajer akanterlibat dalam pengambilan keputusan, yaitu tindakan memilih dari berbagai alternative tindakan. Keputusan adalah tindakan tertentu yang dipilih. Biasanya, pemecahan satu masalah akan membutuhkan beberapa keputusan.
G.2.  Tahapan-Tahapan pemecahan Masalah
Herbert A. Simon, ilmuan manajemen pemenang hadiah nobel, mendapat pengakuan karena mendefinisikan empat tahapan dasar pemecahan masalah yang telah diakui sevara universal, Menurut Simon, pemecah masalah akan terlibat dalam ;

·         Aktivitas intelijen.       Mencari kondisi-kondisiyang membutuhkan solusi didalam lingkungan.
·         Aktivitas perancangan.           Menentukan, mengembangkan, dan menganalisi kemungkinan-kemungkinan tindakan.
·         Aktivitas pemilihan.    Memilih satu tindakan tertentu dari berbagai tindakan yang tersedia.
·         Aktivitas peninjauan. Menilai pilihan-pilihan masa lalu.

Untuk melakukan masing-masing aktivitas, pemecah masalah harus memiliki informasi.

H.     MASA DEPAN TEKNOLOGI INFORMASI
Masa depan teknologi informasi akan disorong oleh biaya yang rendah dan meningkatnya kekuatan komputer maupun komunikasi. Kekuatan komputer diukur dalam kecepatan pemrosesan, kapasitas penyimpanan data, dan keragaman alat-alat input dan output.Kekuatan komunikasi diukur oleh biaya dan kecepatan transmisi, seperti jumlah data yang dapat dikomunikasikan dalam satu waktu tertentu.Organisasi bisnis selalu menunjukan hasratnya pada asset-aset murah yang memiliki kekuatan untuk mengubah operasi mereka.
Komputer dan komunikasi juga sedang mengalami penggabungan.Telepon genggam kini memiliki browser, e-mail, dan kemampuan foto serta fitur-fitur penyunting. Kemajuan-kemajuan ini mengindikasikan bahwa di masa depan komputasi akan rendah biaya, berukuran kecil, bergerak, dan terhubung. Untuk mengambil keuntungan dari segala kemungkinan ini, manajer harus belajar untuk menerapkan sistem informasi kedalam pengambilan keputusan.



sumber : Buku sistem informasi manajemen, raymond mcleod,jr & george p. schell . penerbit : salemba empat.






0 komentar:

Posting Komentar